Jumat, 23 Mei 2014

CHIRTOPHER COLUMBUS

Seorang pria dengan penuh keyakinan, Christopher Columbusmenggunakan kepribadiannya yang kuat untuk membujuk penguasa dan cendekiawan untuk mengabaikan teori tentang ukuran bumi guna mencari rute baru ke Asia. Meskipun ia bukan orang Eropa pertama yang menemukanbenua Amerika, namun perjalanannya membuka perdaganganbarang dan ide-ide di antara dua daratan.



Lahir tahun 1451 dari pasangan Domenico dan Susanna (Fontanarossa),Christopher muda dibesarkan di Genoa, Italia. Di tahun-tahun berikutnya, saat tinggal di Spanyol, ia menggunakan nama Colón Cristóbal ketimbang namanya sendiri,Cristoforo Colombo. Ia anak tertua dari lima bersaudara dan bekerja sama dengan saudara-saudaranya di kemudian hari.
Terletak di pantai barat laut Italia, Genoa adalah sebuah kota pelabuhan. Columbus menyelesaikan pendidikan formalnya pada usia dini dan mulai berlayar dalam rangka berdagang. Pada 1476, ia melakukan perjalanan ke Portugal di mana ia mendirikan sebuah bisnis pembuatan peta bersama saudaranya,Bartholomew. Pada 1479, ia menikahi Felipa Perestrello Moniz, putri gubernur pulau Portguese. Anak tunggal mereka, Diego, lahir pada 1480. Felipa meninggal beberapa tahun kemudian. Putra keduanya, Fernando, lahir tahun 1488 dari hasil pernikahannya dengan Beatriz Enriquez de Arana.
Tahun 1450an, Kekaisaran Turki memblokir akses barang-barang berharga dari Timur, seperti rempah-rempah. Negara-negara Eropa pun kelimpungan. Setelah menempuh jalur darat yang berbahaya dan makan waktu, negara-negara Eropa kemudian beralih ke laut. Portugal secara khusus membuat langkah besar dalam menemukan rute di sekitar ujung selatan Afrika hingga akhirnya mengelilingi Tanjung Harapan pada tahun 1488.
Daripada mengelilingi benua selatan, Columbus lantas memulai kampanyenya untuk mencapai Asia dengan bepergian barat. Dalam hal ini ia juga mengemukakan bahwa ukuran bumi 66% lebih kecil dari estimasi-estimasi sebelumnya.
Columbus pertama kali mengurairencananya di Portugal pada 1483, tapi ditolak. Ia melanjutkan ke Spanyol yang saat itu diperintah bersama olehFerdinand dan Isabella. Pasangan penguasa itu kemudian memberinya gaji dan posisi di pengadilan Spanyol. April 1492, rencana Columbus disetujuiIpun mulai merencanakan perjalanannya.
Columbus berlayar dari Kepulauan Canary pada bulan September 1492. Imenakhodai caravel (sejenis kapal Portugis) yang dikenal sebagai Santa Maria. Dua kapal lain, Niña dan Pinta, membawa 90 awak. Pada 12 Oktober 1492, mereka mendarat di sebuah pulau kecil di Laut Karibia yang disebut Columbus sebagai San Salvador. Tanggal tersebut kemudian diperingati sebagai Hari Columbus di Amerika Serikat pada hari Senin kedua bulan Oktober. Negara-negara lain di Amerika juga merayakannya dengan berbagai nama.
Yakin bahwa dirinya telah tiba di Hindia Timur, Columbus menjuluki pribumi yang ia temui sebagai orang India. Mereka digambarkan sebagai orang-orang lembut dan primitif yang kemudian dianiaya oleh orang-orang Eropa.
Meninggalkan San Salvador, perjalanan berlanjut ke sepanjang pantai Kuba dan Hispaniola di mana kini negara Haiti dan Republik Dominika berada. Pada malam Natal, Santa Maria menabrak karang Haiti. Empat puluh orang menetap di sebuah benteng yang buru-buru dibangun untuk berburu emas ketika Columbus membawa Niña dan Pinta kembali ke Spanyol guna mengumumkan keberhasilannya. Beberapa pribumi dibawa serta untuk membuktikan bahwa ia telah mencapai tujuannya, meskipun beberapa dari mereka tidak sanggup bertahan selama pelayaran.
Setelah kembali, ia kemudian memimpin 17 kapal dengan sekitar 1.500 orang kembali ke pulau-pulau di mana ia telah ditunjuk sebagai gubernur. Namun, mereka tak menemukan tanda-tanda dari orang-orang yang mereka tinggalkan beberapa bulan sebelumnya. Columbus menempatkan rombongannya di beberapa benteng kecil disepanjang pantai Hispaniola.
Harapan akan emas pun cepat muncul. Namun, dalam kurun waktu singkat, selusin kapal berisi para pelayar tak puas pun kembali ke Spanyol. Orang-orang pribumi Taino menolak upaya Spanyol yang memaksa mereka mencari emas. Berbagai keluhan bermunculan, namun Columbus berhasil membela diri.
Pada 1498, Columbus membawa enam kapal untuk mencari daratan selatan Asia dari daerah yang sudah dieksplorasi. Tapi, ia menemukan pantai Venezuela. Ketika ia kembali ke Hispaniola, ia memberikan tanah kepada para pemukim dan mengizinkan perbudakan terhadap orang-orang Taino. Keluhan masih muncul sehingga raja kemudian mengirim komisaris untuk menyelidiki. Terkejut dengan kondisi di koloni itu, komisarismenangkap Columbus dan saudara-saudaranya lalumengirim mereka kembali ke Spanyol untuk diadili. Saudara-saudaranya dibebaskan, namun Columbus diberhentikan dari jabatannya sebagai gubernur Hispaniola.
Pada tahun 1502, Columbus melakukan upaya terakhir untuk menemukan sebagian besar Asia. Ia berlayar bersamaputranya, Ferdinand. Rombongannya berlayar di sepanjang pantai Honduras, Nikaragua, Kosta Rika dan Panama. Dua kapal terdampar di pantai utara Jamaika karena bocor dan awaknya terdampar selama hampir setahun sebelum diselamatkan dan kembali ke Spanyol.

Columbus kembali ke Spanyol pada 1504. Ia meninggal dua tahun kemudian, pada tanggal 20 Mei 1506.
Read more ...

ILWIS VERSI 3.7

lama tak berjumpa dengan postingan saya, oke tanpa basa - basi lagi karna ane ga suka namanya basa basi gan, -__-

ane mau share aplikasi ilwis karena pernah dapet mata kuliah penginderaan jarak jauh dan di saranin pake  aplikasi ini...


sedot di sini....


tinggal dunlud aja gan dan ekstrak filenya, lalu instal seperti biasa...

untuk modul pemakaian ilwis bisa ente liat di postingan ane selanjutnya tentang ilwis... cmiww
Read more ...
Kamis, 22 Mei 2014

Fernando de Magelhaens

DALAM buku-buku sejarah, mungkin sobat-sobat pernah membaca tentang petualangan para pelaut yang gagah berani. Menempuh perjalanan jauh mengarungi samudra maha luas pada zaman dahulu, memang bukanlah pekerjaan mudah. Zaman dulu, pastilah peralatannya lebih sederhana. Tidak seperti sekarang, perahu atau kapal laut sudah dilengkapi dengan aneka peralatan navigasi laut yang serba canggih sehingga memudahkan untuk berlayar.
Salah seorang pelaut yang gagah berani itu adalah Fernando de Magelhaens, kelahiran Portugal tahun 1480, yang sampai saat ini tercatat dan diaKui sebagai petualang dan pengeliling dunia pertama dengan memakai perahu layar. Keluarga Magelhaens adalah keluarga bangsawan yang terkenal dan berpengaruh.
Singkat cerita, pada 20 September 1519, kapal San Antonio, Victoria, Santiago, dan Concepcion, berlayar menuju Amerika Selatan mengikuti kapal terbesar bernama Trinidad yang dinakhodai oleh Magelhaens.
Pada Desember, mereka sudah mencapai negara Brasil, kemudian mereka melanjutKan lagi pelayarannya lebih ke selatan dan akhirnya bisa mencapai daerah yang sekarang bernama Argentina. Kapal Santiago karam pada Oktober 1520 sehingga Magelhaens cuma didampingi tiga Kapal lagi.
Mereka terus melaju ke selatan yang kian dingin dengan laut yang mulai membeku. Dengan sekuat tenaga, mereka terus berlayar untuk menemukan samudra lain (Samudra Pasific), dan akhirnya mereka menemukan selat yang kini disebut Selat Magelhaens. Dalam perjalannya, mereka sering melihat begitu banyaknya api di wilayah selatan itu, ternyata api-api itu merupakan api unggun dari penduduk asli (orang Indian). Sehingga mereka menyebut daratan itu dengan sebutan Tierra del Fuego atau daratan api. Nama itu sampai sekarang masih melekat.
Setelah sekitar dua bulan berlayar, akhirnya Magelhaens berhasil masuk ke sam

udra yang sangat tenang, sehingga ia menamakan samudra itu dengan sebutan Pasific (dulu kita mena-
makannya dengan Lautan Teduh).
Mereka bahagia karena bisa melewati rintangan dari ganasnya Samudra Atlantik. Namun, karena samudra itu begitu luas dan seolah tidak berujung, mulailah mereka kehabisan perbekalan, mereka semakin lapar dan lemah dan banyak yang mulai sakit. Mereka hanya makan biskuit busuk, kulit sapi, serbuk gergaji, dan bahkan tikus untuk mengganjal perut.
Maret 1520 mereka sampai di Kepulauan Filipina dan mereka ditolong oleh penduduk pribumi di sana. Magelhaens adalah seorang religius (taat breragama), selama di Filipina, ia banyak bergaul dengan penduduk setempat dan banyak menobatkan penduduk serta ketua adat memeluk agama Katolik. Tak heran kalau di Filipina banyak nama orang yang berbau Portugal. Saat di Filipina, Magelhaens berusia sekitar 41 tahun.
Magelhaens tewas di Filipina dalam sebuah kerusuhan karena ada sebagian penduduk asli Filipina yang tidak suka akan kedatangan rombongan Magelhaens itu. Anggota rombongan yang tersisa kemudian melanjutkan pelayaran ke Malaka untuk mencari rempah-rempah dengan hanya menggunakan dua kapal, Trinidad dan Victoria.
September 1522, jadi setelah sekitar tiga tahun mereka berlayar, akhirnya mereka sampai ke pelabuhan Spanyol dengan hanya delapan orang yang bertahan hidup. Raja Spanyol menyambut dengan suka cita kedatangan mereka, karena di samping mereka telah berhasil mengelilingi dunia, juqa mereka membawa oleh-oleh berupa 26 ton rempah-rempah yang tak ternilai harganya saat itu.
Sobat-sobat semua, dari cerita itu kiranya kita harus bisa menarik pelajaran berharga tentang kegigihan, keuletan, dan keberanian serta tekad yang kuat dari seorang Magelhaens. Sayangnya, ia keburu meninggal sebelum sampai di tanah kelahirannya.... Namun demikian, nama Fernando de Magelhaens tetaplah harum dikenang dunia, sebagai pelaut sejati yang sulit dicari tanaingannya pada saat itu.
Read more ...

PENAJAJAHAN DUNIA BARAT TERHADAP ISLAM

Pada awalnya dunia Timur dan Barat saling pengaruh mempengaruhi. Kaum muslimin dari Timurpun telah memberikan sumbangan yang besar dengan mengembangkan dan memelihara filsafat Yunani yang telah diharamkan oleh Gereja Barat. Ilmu-ilmu eksakta yang tak pernah dikenal atau dikembangkan sebelumnya telah disumbangkan pula oleh kaum muslimin. Terjadilah hubungan timbal balik antara Timur dan Barat di Laut Tengah.
Namun hubungan yang makin lama makin baik itu tiba-tiba diputuskan oleh Paus Urbanus II yang membangkitkan fanatisme agama terhadap Islam. Pidato yang diucapkan pada tanggal 26 November 1095 di Cler Mont (Perancis Selatan), orang Kristen mendapat suntikan untuk mengunjungi “Kuburan suci dan merebutnya dari orang-orang Islam”. Suatu serangan yang kemudian dikenal dengan sebutan Perang Salib, yang mempunyai tujuan untuk merebut kota suci Palestina, “Tempat Tuhan Berpijak”.
Dari sinilah awal mula penjajahan Barat terhadap dunia Islam, disaat dunia Islam mengalami kemerosotan internal yang hebat akibat pertarungan-pertarungan antara kaum Syi’ah, kaum Sunni dan kaum Khawarij, antara madzhab Safii, Hanafi dan Hambali, antara ras-ras Persia, Arab dan Turki, memberikan peluang kepada dunia Barat untuk menghancurkan kaum muslimin dan menguasai negeri mereka.
Pengaruh Barat adalah gerakan dahsyat dalam transformasi modern dunia Timur. Pengaruh Barat bukan saja mengubah dunia Islam tetapi juga seluruh Asia dan Afrika . Pengaruh Barat ini berkembang sedemikian pesat, apalagi setelah negara Barat mencapai kemajuan besar di bidang tehnologi peralatan perang. Barat telah memperbaiki diri melalui renaisance dan reformasi.
B. Rumusan Masalah
Dari latar belakang di atas, maka muncul permasalahan :
1. Apakah latar belakang penjajahan Barat terhadap dunia Islam?
2. Bagaimanakah bentuk-bentuk penjajahan Barat terhadap dunia Islam termasuk di Indonesia?
3. Bagaimanakah implikasi penjajahan Barat terhadap perkembangan peradaban Islam?
C. Kajian Pustaka
Penjajahan barat atas dunia Islam sudah banyak dikaji oleh para ahli sejarah, baik ahli sejarah muslim maupun non muslim. Namun dalam makalah ini akan mencermati buku Sejarah Peradaban Islam, yang ditulis oleh Dr. Badri Yatim, MA., serta buku Dunia Baru Islam karya Lotrop Stoddard, tetapi kedua buku tersebut tidak menguraikan secara lengkap. Pada buku Sejarah Peradaban Islam hanya dibahas pengaruh penjajahan Barat terhadap dunia Islam. Sedangkan pada buku Dunia Baru Islam banyak disebutkan latar belakang terjadinya penjajahan Barat terhadap dunia Islam. Penulis dalam hal ini hanya berusaha melengkapi apa yang terdapat pada kedua buku tersebut.
D. Metodologi
Makalah ini berdasarkan pada penelitian kepustakaan yang bersifat diskriptif dan analisis kritis. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan historis, yaitu usaha menyingkap, menggali dan menelaah serta menganalisis persoalan yang menjadi objek kajian dari kacamata sejarah. Disamping itu juga dipakai pedekatan sosiologis, terutama untuk menganalisa peradaban Islam yang dipengaruhi oleh penjajahan Barat.
E. Sistematika Penulisan
Pembagian pembahasan dalam penulisan ini baik bahan, alat dan objek kajian akan mudah ditemukan setelah diurutkan dan ditata sebagai dengan kaidah penulisan ilmiah. Adapun sistematika penulisan dibagi menjadi 4 bagian yaitu; bab pertama pendahuluan, bab kedua latar belakang penjajahan Barat terhadap dunia Islam, bab ketiga implikasi penjajahan Barat terhadap perkembangan peradaban Islam dan bab terakhir adalah kesimpulan dan penutup.
BAB II : LATAR BELAKANG PENJAJAHAN BARAT TERHADAP DUNIA ISLAM
Perang Salib adalah peperangan yang dilakukan oleh umat Kristen Eropa barat ke tanah Timur, sejak dari abad kesebelas sampai abad ke tiga belas masehi. Untuk melepaskan Palestina dari tangan daulah Islam dan mendirikan daulah Kristen Latin di tanah Timur. Dinamakan Perang Salib karena umat Kristen yang turut dalam peperangan itu memakai tanda salib sebagai simbul.
Perang Salib I dimenangkan oleh orang Kristen, karena pada waktu itu kaum muslimin tidak dalam keadaan bersatu, perpecahan terjadi di seluruh wilayah, juga karena para pemimpin Islam saling bermusuhan, dalam kondisi yang tidak seimbang inilah kaum muslimin mengalami kekalahan.
Perang Salib menjadi awal mula penjajahan Barat terhadap dunia Islam. Sejak itu lahirlah imperialisme dengan bentuk penindasan, penghisapan, perbudakan yang merupakan lembaran hitam umat manusia yang hina, keji dan jahat. Bangsa Barat mempunyai semboyan yang terkenal dengan M3 (Mercenary, Missionary, Military), yaitu keuntungan, penyiaran agama dan perluasan daerah militer.
Perang Salib membawa keuntungan bagi negara-negara Barat, hal itu dapat dilihat saat Paus membagi dunia menjadi 2 bagian pada tahun 1493, yang satu dihadiahkan untuk Spanyol dan yang lain untuk Portugis. Daerah Demarkasi inilah yang memberikan daerah mulai dari Brazil ke timur, termasuk Indonesia menjadi milik Portugis. Selain itu juga diberikan istimewa kepada Portugis dan Spanyol terhadap laut, pulau dan benua yang telah ditemukan untuk tetap menjadi milik mereka dan anak cucunya. Paus Alexander VI juga menunjuk ditemukannya emas, rempah-rempah dan banyak barang berharga yang berjenis-jenis dan bermutu (inter caetero diciae)
Selain itu penetris Perancis telah berkembang dengan cepat pedagang-pedagang Perancis mempergunakan kesempatan untuk melaksanakan keinginannya mendirikan pos-pos perdagangan dan misi-misi perwakilan di Syria dan Mesir. Kapitulasi-kapitulasi lain yang mengikutinya kemudian diberikan kepada Inggris dan Belanda serta negara-negara barat lainnya. Pada abad ke delapan belas perdagangan Eropa tumbuh dengan cepatnya dan sejumlah koloni dagang sendiri di kota-kota pelabuhan di Syria dan Mesir.
Tujuan Misionaris Kristen penjajahan Barat terhadap dunia Islam jelas sekali terlihat dengan ucapan Livingstone, bahwa tujuan dan akhir dari penaklukan geografis adalah permulaan usaha missi Kristen (the end of the geographical feet is the beginning of the missionary entreprise).
Raymundus Lullus, seorang pastor, yaitu seorang pendeta Kristen yang sangat membenci Islam, selalu bersemboyan dimanapun berada, bahwa Islam is false and must die (Islam adalah palsu dan harus mati). Oleh karena itu dimana Islam haruslah direbut melalui dominasi politik dan dipertahankan untuk kemudian diserbu missi, memisahkan kaum muslimin dari agamanya dan kemudian diganti dengan Kristen.
Antara gereja dengan imperialisme terdapat manfaat dan saling terpisahkan, keduanya saling memperoleh manfaat dan saling membantu. Malah pada abad ke 19 dan permulaan abad ke 20 rencana salib modern ini dilakukan dengan teliti melalui kerjasama yang erat antara keduanya.
Tujuan penjajahan barat terhadap dunia Islam selanjutnya adalah military atau perluasan daerah militer. Penetrasi barat ke pusat dunia Islam di Timur Tengah pertama-tama dilakukan oleh dua bangsa Eropa yang terkenal yaitu Inggris dan Perancis. Inggris terlebih dahulu menanamkan pengaruhnya di India, sedangkan Mesir dapat ditaklukkan Perancis tahun 1789 M.
Semua negara Kristen bersatu tekad hendak menghancurkan kerajaan-kerajaan Islam. Semangat sabilisme memang tetap tersimpan dalam dada kaum Nasrani bagaikan api dalam sekam dan semangat fanatisme tidak pernah lepas, ia tetap hidup dan bergejolak di dalam hati hingga sekarang. Agama Nasrani selamanya melihat Islam dengan kacamata permusuhan, kedengkian dan fanatisme keagamaan yang penuh kebencian.
Apalagi ketika kemudian terjadi Perang Dunia I (1915) Turki Usmani berada dipihak yang kalah. Sampai akhirnya tahun 1919 M, Turki diserbu tentara sekutu. Sejak itu kebesaran Turki Usmani benar-benar tenggelam, bahkan tidak lama kemudian kekhalifahan dihapuskan (1924 M). Semua daerah kekuasaannya yang luas, baik Asia maupun Afrika diambil alih oleh negara-negara Eropa yang menang perang.
BAB III : BENTUK-BENTUK PENJAJAHAN BARAT TERHADAP DUNIA ISLAM TERMASUK DI INDONESIA
Negara-negara Barat seperti Inggris, Perancis, Spanyol, Italia, Rusia dan lain-lain memang mempunyai tehnologi militer dan industri perang yang lebih canggih dibandingkan dengan negara Islam, sehingga mereka tidak segan-segan untuk menyerang dan mengalahkan wilayah-wilayah yang berada di bawah kekuasaan Islam.
Dari awal penjajahan Barat yaitu perang salib umat Islam telah kehilangan berbagai daerah yang semula telah dikuasai Islam, yang kemudian jatuh ke tangan orang Kristen, yang sukar untuk dikembalikan kembali. Jadi pada perang salib ini telah terjadi penaklukan dan penyerangan yang dilakukan oleh negara Barat untuk merebut wilayah-wilayah kekuasaan Islam. Tidak terhingga kerugian yang diakibatkan oleh penjajahan tersebut, baik kerugian hasil budaya dan peradaban manusia maupun kerugian material maupun korban jiwa, bahkan Richand yang digelari berhati surga menyembelih 27.000 orang tawanan Islam. Suatu perbuatan sangat hina, keji dan jahat.
Penaklukan yang dilakukan oleh negara-negara Barat antara lain adalah:
1820 Oman dan Qatar berada di bawah protektorat Inggris
1830-1857 Penaklukan Aljazair oleh Perancis
1839 Aden dikuasai Inggris
1881-1883 Tunisia diserbu Perancis
1882 Mesir diduduki Inggris
1898 Sudan ditaklukkan Inggris
1900 Chad diserbu Perancis
Pada abad ke20 M Italia dan Spanyol ikut bersama Inggris dan Perancis memperebutkan wilayah-wilayah di Afrika.
1960 Kesultanan muslim di Nigeria utara menjadi protektorat Inggris
1912-1913 Kesultanan Tripoli dan Cyrenaica diserbu Italia
1912 Marokko diserbu Perancis dan Spanyol
1914 Kuwait di bawah protektorat Inggris
1919-1921 Sisilia wilayah Turki diduduki Perancis
1920 Irak menjadi protektorat Inggris
1920 Syria dan Libanon di bawah mandat Perancis
1926-1927 Perebutan seluruh Somalia oleh Italia
Sementara itu, Rusia menggerogoti wilayah-wilayah muslim di Asia Tengah, terutama setelah ia berhasil mengalahkan Turki Usmani yang berakhir dengan Perjanjian San Stefano dan Perjanjian Berlin. Satu per satu pula negeri-negeri muslim jatuh ke tangan Rusia, seperti tergambar dalam daftar berikut:
1834-1859 Pencaplokan Kaukasia oleh Rusia
1853-1865 Serbuan pertama Rusia di Khoakand dan jatuhnya Tashkent
1866-1872 Daerah-daerah sekitar Samarkand dan Bukhara ditaklukkan Rusia
1873-1887 Uzbekistan ditaklukkan Rusia
1941-1946 Pendudukan Anglo Rusia di Iran.
Selain berupa penaklukan dan penyerangan negara-negara Barat juga banyak melakukan penindasan, penghisapan dan perbudakan, yang sangat bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan. Penindasan dilakukan kepada wilayah-wilayah yang telah dikuasainya untuk mendapatkan kekuasaan yang lebih besar. Penghisapan terutama pada hasil bumi dan kekayaan alam negara yang dijajahnya serta perbudakan banyak dialami oleh orang-orang Islam yang wilayahnya telah jatuh ke tangan negara-negara Barat.
Asia Tenggara, negeri tempat Islam baru mulai berkembang, yang merupakan daerah rempah-rempah terkenal pada masa itu, justru menjadi ajang perebutan negara-negara Eropa. Kekuatan Eropa malah lebih awal memancapkan kekuasaannya karena kerajaan Islam di Asia Tenggara lebih lemah sehingga mudah dapat ditaklukkan.
Pada tahun 1521 M, Spanyol datang ke Maluku dengan tujuan dagang, yang kemudian disusul oleh Belanda, Inggris, Demark dan Perancis. Belanda datang tahun 1595 M dan dengan segera memonopoli perdagangan di Indonesia. Tentu kehadirannya ditantang oleh penduduk setempat. Oleh karena itu seringkali terjadi peperangan antara Belanda dengan penduduk, walaupun akhirnya peperangan dimenangkan oleh Belanda, yang terbesar diantaranya adalah perang Aceh, perang Paderi di Minangkabau dan perang Diponegoro di Jawa.
Penjajahan Barat di Indonesia banyak dilatarbelakangi oleh faktor-faktor ekonomi, karena Indonesia adalah negara yang kaya akan hasil bumi berupa rempah-rempah yang mempunyai nilai jual tinggi di pasaran Eropa. Selain itu juga dilatarbelakangi oleh faktor misionaris, atau penyebaran agama, hal ini dapat dilihat sampai sekarang daerah-daerah tempat pertama kali negara-negara Barat datang ke Indonesia berpenduduk mayoritas Kristen.
BAB IV : IMPLIKASI PENJAJAHAN BARAT TERHADAP PERKEMBANGAN PERADABAN ISLAM
Serbuan kaum salib ke negeri-negeri Islam tidak hanya menggunakan pedang, besi dan api, tetapi juga melalui peradaban mereka yang dicekokkan ke semua negeri yang dapat dikuasainya. Bukan hanya peradaban material yang menyerbu negara-negara Islam, bahkan mental dan nilai-nilai moralpun tidak ketinggalan, seperti sistem pendidikan dan pengajaran, dan pemikiran-pemikiran orang Eropa mengenai ilmu jiwa, ilmu sosial, modal dan lain-lain.
Perang Salib menghasilkan puing-puing kehancuran bagi kaum muslimin akibat kemauan penjajah yang dikendalikan oleh keserakahan untuk menguasai dan memperkuat wilayahnya mereka memikul salib di pundak mereka, tetapi setan berada di hati mereka.
Dahulu kaum muslimin menghayati peradaban ditambah dengan peradaban Persia, Turki dan lain-lain disamping pemikiran filsafat yang diserap dari Yunani dan Romawi. Dengan datangnya peradaban Barat, maka peradaban lama yang telah mereka hayati selama berabad-abad mengalami keguncangan hebat dalam pikiran mereka. Inti peradaban Barat bercorak Nasrani, karena itu orang-orang Qibth di Mesir lebih mudah meniru dan menyerapnya. Namun mereka lebih banyak menyerap segi material daripada segi moralnya, sehingga setiap rumah dari keluarga kaum muslimin telah menggunakan penerangan listrik, menggunakan sajadah buatan Eropa, mendengarkan siara radio Eropa dan lain sebagainya.
Pada saat barat mendominasi dunia di bidang politik dan peradaban, persentuhan dengan Barat menyadarkan tokoh-tokoh Islam akan ketinggalan mereka. Karena itu mereka berusaha bangkit dengan mencontoh Barat dalam masalah-masalah politik dan peradaban untuk menciptakan balance of power. Yang pertama merasakan hal itu diantaranya Turki Usmani, karena kerajaan ini yang pertama dan utama menghadapi kekuatan Eropa. Kesadaran itu memaksa penguasa dan pejuang-pejuang Turki untuk banyak belajar dari Eropa.
Penjajahan Barat juga memicu gerakan pembaharuan dalam Islam, yang didorong oleh 2 faktor yaitu pemurnian ajaran Islam dari unsur-unsur asing yang dipandang sebagai penyebab kemunduran Islam dan menimba gagasan-gagasan pembaharuan dan ilmu pengetahuan dari Barat, sedangkan yang kedua, tercermin dari pengiriman para pelajar muslim oleh penguasa Turki Usmani dan Mesir ke negara-negara Eropa untuk menimba ilmu pengetahuan dan dilanjutkan dengan gerakan penerjemahan karya-karya Barat ke dalam bahasa Islam. Pelajar-pelajar muslim asal India juga banyak menuntut ilmu ke Inggris.
Pengaruh Barat terutama terlihat pada lapisan atas dan menengah, terutama pada intelegensia orang yang memperoleh pendidikan Barat, yang dijumpai pada tiap negeri Timur. Dalam reaksinya terhadap pengaruh Barat mereka mempunyai pandangan yang berbeda-beda. Pandangan pertama berpegang pada sendi-sendi filsafat hidup nenek moyangnya, berusaha melakukan asimilasi dengan ide-ide Barat dan memikirkan sintesa yang lebih tinggi dari semangat Barat. Kedua, memutuskan hubungan dengan warisan lama, menerjunkan dirinya dalam pembaratan. Yang ketiga bersembunyi di belakang kekecewaan dan kengerian Barat.
Memang benar bahwa peradaban Barat memainkan peranan besar dalam memajukan dunia Islam. Tanpa peradaban Barat dunia Islam tentu masih seperti keadaan semula, tetapi itu tidak berarti bahwa peradaban Barat tidak mengandung cacat dan kekurangan. Peradaban Barat telah menjauhkan dunia Islam dari peradaban Islam yang lama. Akhirnya peradaban Islam bukan lagi suatu produk dari kaum muslimin mandiri sebagaimana peradaban Barat adalah produk dari orang-orang Barat sendiri.
BAB V : KESIMPULAN
A. Kesimpulan
Perang Salib merupakan awal penetrasi Barat terhadap dunia Islam yang selanjutnya membawa kaum muslimin berada dalam jajahan negara-negara Barat. Karena mulai dari Perang Salib I inilah kaum muslimin banyak mengalami kerugian, baik kerugian yang bersifat material seperti banyaknya wilayah Islam yang direbut Barat, diduduki dan dikuasai, juga kerugian non material yang berupa mulai hilangnya peradaban Islam dan mulai masuknya peradaban-peradaban Barat.
Penjajahan Barat terhadap dunia Islam yang diawali dengan Perang Salib berlatar belakang hal-hal berikut :
1. Mercenary yaitu untuk mencari keuntungan negara Barat di negara-negara Islam.
2. Missionary yaitu untuk menyebarkan agama Kristen pada negara-negara jajahannya.
3. Military yaitu perluasan daerah militer.
Selain hal diatas yang melatarbelakangi penjajahan Barat adalah faktor ekonomi dan politik.
Bentuk-bentuk penjajahan barat terhadap dunia Islam berupa penyerangan, penaklukan, sehingga banyak wilayah-wilayah Islam yang jatuh ke negara-negara Barat. Juga berupa penindasan, penghisapan dan perbudakan.
Penjajahan Barat ternyata membawa implikasi yang sangat luas terhadap perkembangan peradaban Islam baik peradaban material yang berupa tehnologi baru, maupun peradaban mental. Penjajahan Barat juga memicu gerakan pembaharuan dalam Islam, yang mana bertujuan untuk memurnikan agama Islam dari pengaruh asing dan menimba gagasan-gagasan pembaharuan dan ilmu pengetahuan Barat.
B. Saran dan Penutup
Demikian makalah tentang penjajahan Barat terhadap dunia Islam ini, tentu saja masih banyak sekali kekurangannya. Oleh karena itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran demi perbaikan makalah ini.
DAFTAR PUSTAKA
Ahmad Amin, Islam dari Masa ke Masa, Bandung, Remaja Rosdakarya, 1991.
A. Latif Osam, Ringkasan Sejarah Islam, Jakarta, Widjaya, 1976.
Agussalim Sitompul, Perang Salib, Beberapa Aspek Negatif dan Positif (Makalah), Yogyakarta, 2006.
Badri Yatim, Sejarah Peradaban Islam, Jakarta, PT Raja Grafindo Persada, 1998.
Bernads Lewis, Bangsa Arab dalam Lintasan Sejarah, Jakarta, Pedoman Ilmu Jaya, 1988.
Donald Eugene Smith, Agama di Tengah Sekularisasi Politik, Jakarta, Pustaka Panjimas, 1985.
Imam Munawwir, Kebangkitan Islam dan Tantangan-tantangan yang Dihadapi dari Masa ke Masa, Surabaya, PT. Bina Ilmu, 1984.
Hamka, Sejarah Umat Islam II, Jakarta, Bulan Bintang, 1981.
Lothrop Stoddard, Dunia Baru Islam (The New World of Islam), 1996.

G.H. Jansen, Islam Militan, Bandung, Pustaka, 1980.
Read more ...

PEMERINTAH DAN PEMERINTAHAN

Pemerintah dan pemerintahan mempunyai pengertian yang berbeda. Pemerintah merujuk  kepada organ atau alat perlengkapan, sedangkan pemerintahan menunjukkan  bidang tugas atau fungsi. Dalam arti sempit pemerintah hanyalah lembaga eksekutif saja. Sedangkan dalam arti luas, pemerintah mencakup  aparatur negara yang meliputi semua organ-organ, badan-badan atau lembaga-lembaga, alat perlengkapan negara yang melaksanakan berbagai kegiatan untuk mencapai tujuan negara. Dengan demikian  pemerintah dalam arti luas adalah semua lembaga negara yang terdiri dari lembaga-lembaga legislatif, eksekutif dan yudikatif.
Dalam arti sempit pemerintahan adalah segala kegiatan, fungsi, tugas dan kewajiban yang dijalankan oleh lembaga eksekutif untuk mencapai tujuan negara. Pemerintahan dalam arti luas adalah segala kegiatan yang terorganisir yang bersumber pada kedaulatan dan kemerdekaan, berlandaskan pada dasar negara, rakyat atau penduduk dan wilayah negara itu demi tercapainya tujuan negara. Di samping itu dari segi struktural fungsional pemerintahan dapat didefinisikan pula sebagai suatu sistem struktur dan organisasi dari berbagai macam fungsi yang dilaksanakan atas dasar-dasar tertentu untuk mewujudkan tujuan negara. (Haryanto dkk, 1997 : 2-3).
            Namun realita yang sering kita dengar dan saksikan di Indonesia tercinta ini adalah, tidak sesuai dengan konsep pemerintah dan pemerintahan. Dijelaskan bahwa pemerintahan adalah segala sesuatu yang berlandaskan pada dasar negara, rakyat dan penduduk, namun apakah yang terjadi, pemerintahan yg diharapkan tidak sesuai karena jika berlandaskan kepada dasar negara mengapa para pemerintah itu melakukan tindak korupsi, mengapa para aparatur pemerintahan menyelewengkan tanggung jawab mereka sebagai penjembatan aspirasi rakyat. Bagaimana masyarakat ini mau maju ataupun masyarakt ini percaya kepada pemerintahan jika realita yg disajikan setiap hari di layar tv, koran-koran, dan media massa lainnya, hanya sekitar uang negara dan uang rakyat yg hilang. Lalu apakah fungsi pemerintah itu sudah tepat ? difungsikan bahwa pemerintah itu adalah sebuah lembaga eksekusi, namun yang kita terima adalah eksekusi dalam konteks apa? Lembaga DPR, MPR, merancang undang-undang, peraturan baru dan segala macamnya, mereka menyediakan tempat aspirasi rakyat atau hanya ingin mendapatkan upah setelah duduk berleha-leha di sidang paripurna, lalu pulang ke rumah dan rekening pun akan bertambah, apa itu sbenarnya fungsi pemerintah? Sungguh sangat riskan melihat bumi pertiwi indonesia tercinta ini.

            Yang dapat saya simpulkan adalah, konsep pemerintah dan pemerintahan di indonesia ini masih sangat jauh dari harapan kita semua, konsep yang awalnya mempunyai tujuan untuk mewujudkan tujuan negara beralih menjadi mewujudkan kepentingan kantong pribadi, demi kekuasaan, kekayaan, dan dalam hal yang pribadi. Sehingga menciptakan negara indonesia yang kita rasakan seperti ini. Dahulu orang bangga menjadi seorang pegawai pemerintahan, namun sekarang malu menjadai pegawai pemerintahan, karna sekarang yg kita saksikan adalah yang paling banyak menghilangkan uang negara adalah pegawai pemerintahan tersebut, ini sebuah image yang sangat buruk sekali. Seharusnya kita sadar bahwa tujuan pemerintah dan pemerintahan itu adalah untuk MEWUJUDKAN TUJUAN NEGARA .
Read more ...